Minggu, 30 Desember 2012

PTKP Terbaru 2013

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.011/2012, terhitung mulai 1 Januari 2013, PTKP (penghasilan tidak kena pajak) yang berlaku adalah sebagai berikut:

> Untuk diri WP Rp 24.300.000
> Tambahkan WP Kawin Rp 2.025.000
> Tambangan untuk penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami Rp 24.300.000
> Tambahan untuk anggota keluarga yang menjadi tanggungan (max 3 orang) @ Rp 2.025.000

Berikut ini besar PTKP sesuai dengan status perkawinan WP:
~ Orang Pribadi Tidak Kawin (TK/0) Rp 24.300.000
~ Orang Pribadi Tidak Kawin dengan 1 tanggungan (TK/1) Rp 26.325.000
~ Orang Pribadi Tidak Kawin dengan 2 tanggungan (TK/2) Rp 28.350.000
~ Orang Pribadi Tidak Kawin dengan 3 tanggungan (TK/3) Rp 30.375.000
~ Orang Pribadi Kawin (K/0) Rp 26.325.000
~ Orang Pribadi Kawin dengan 1 tanggungan (K/1) Rp 28.350.000
~ Orang Pribadi Kawin dengan 2 tanggungan (K/2) Rp 30.375.000
~ Orang Pribadi Kawin dengan 3 tanggungan (K/3) Rp 32.400.000
~ Orang Pribadi Kawin dan Istri Bekerja (K/I/0) Rp 50.625.000
~ Orang Pribadi Kawin dan Istri Bekerja dengan 1 tanggungan (K/I/1) Rp 52.650.000
~ Orang Pribadi Kawin dan Istri Bekerja dengan 2 tanggungan (K/I/2) Rp 54.675.000
~ Orang Pribadi Kawin dan Istri Bekerja dengan 3 tanggungan (K/I/3) Rp 56.700.000


Untuk perhitungan PPh 21, besarnya PTKP maksimal adalah Rp 32.400.000 sedangkan untuk perhitungan PPh Orang Pribadi, besarnya PTKP maksimal menjadi Rp 56.700.000 untuk WP dengan status K/I/3.

Seperti yang di kutip detik.com pada wawancaranya dengan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bambang Brodjonegoro, "Dengan kenaikan PTKP diharapkan daya beli masyarakatkan naik sehingga konsumsi naik," ujarnya

Selain itu, penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) juga jadi pertimbangan kenaikan PTKP ini. Saat ini kisaran upah minimum masyarakat Indonesia berada pada kisaran upah DKI Jakarta yang merupakan UMP tertinggi yaitu Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 18 juta per tahun, dan Gorontalo yang berada pada kisaran Rp 850 ribu per bulan atau Rp 10,5 juta per tahun.

Dampak dari kenaikan PTKP ini adalah adanya potensial loss (kehilangan penerimaan pajak) sebesar Rp 13,3 triliun. Namun, ada sumbangan untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 0,08% dan tambahan lapangan kerja baru sebesar 0,003%. Awalnya penetapan PTKP ini akan ada perlambatan penerimaan pajak tapi setelah 1 tahun akan kembali normal.

Sumber:
Pajak.net
Detik Finance

0 komentar:

Poskan Komentar