Minggu, 10 Juni 2012

Film Tak Biasa

Tak Biasa adalah film drama komedi produksi Jose Purnomo Films pada tahun 2004. Ada yang spesial buat saya dalam flm ini. Saya dapat melihat aksi Akhdiyat Duta Modjo, yang tidak lain tidak bukan adalah vokalis band Sheila On 7 yang sangat saya idolakan. Disini Duta berperan sebagai Abi, seorang anak muda 18 tahun yang baru lulus SMU dan belum kuliah karena gagal masuk Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Abi terlibat dalam tiga kisah cinta yang membuat dia sengsara. Kalau bahasa sekarangnya sih 'galau'. 

Di sebuah tempat makan siap saji, sesaat setelah abi selesai memberikan statment kepada sahabatnya kalau cewek itu banyak maunya, gak punya perasaan, suka ngatur, dan cewek itu makhluk yang bedepret. "bedepret sih gak ada artinya tapi rasa-rasanya kata itu memang paling pas buat gambarin cewek cewek yang seperti itu" kata Abi. Baru aja Abi selesai ngomong kalu dia gak butuh cewek, datang Melisa (Miea Kusuma) yang cukup membuat abi ternganga-nganga melihat kecantikan Melisa. Abi menghampiri melisa dan memberikan kursi karena melisa tidak mendapatkan kursi untuk duduk. Seakan lupa dengan statment yang belum ada lima menit di ucapkan, Abi bertanta melisa kuliah dimana dan melisa menjawab kuliah di Trisakti jurusan Design. Saat Abi ditanya hal yang sama, dia jawab kuliah di Ekonomi UI. Bukan maksud bohong, tapi Abi gak mau kehilangan kesempatan kenalan sama Melisa dan Ya! dapet deh nomor telepon Melisa. 

Setelah beberapa hari jalan bareng, sampai satu malam di rumah Melisa, Abi bermaksud ingin mengungkapkan perasaannya tapi susah banget. Serasa di ujung lidah tapi susah keluarnya. Abi terima apapun jawaban Melisa dengan keyakinan "percuma saja berlayar kalau kau takut gelombang".  Akhirnya kata kata itupun keluar "lo mau gak jadi cewek gue?", Melisa terdiam sejenak dan menangguk. Sudah pasti Abi seneng banget. Tapi malangnya Abi, baru malem jadian besok paginya diputusin. Alasannya karena Melisa masih butuh waktu buat bareng temen-temennya.

Abi menemui sahabatnya di tempat biasa yang sampai saat ini nama aslinya belum disebut melainkan hanya di panggil jek, coy, men. Abi mengajaknya ke toko bunga, bermaksud ingin mengirim bunga mawar merah yang dicat hitam lalu di cincang-cincang ke rumah melisa tapi beruntungnya ia bertemu seorang gadis cantik. Nadya namanya yang diperankan oleh Melanie Putria. Gadis cantik penyuka lumba-lumba ini membuat Abi lupa akan sakit hatinya. Waah cepet banget move on nya nih Abi :D Untuk memperlancar pdkt, Abi menyamar sebagai penjual bunga yang melayani Nadya memilih bunga untuk hadiah kejutan ulang tahun pernikahan orang tuanya. 

Abi pura-pura lupa seharusnya ia datang besok mengantar bunga tapi dia datang hari ini, bermaksud agar ada kesempatan bertemu Nadya lagi. Di rumah Nadya sedang sibuk mempersiapkan acara besok dan mama Nadya meminta Abi membantunya. Abi menawarkan diri untuk menjadi fotografer pada acara besok. Hari hari berikutnya Abi sering jalan bareng Nadya. Sampai akhirnya mereka main paintball dan di sana Abi nembak nadya dengan kata cinta, setelah Nadya nerima, Abi nembak musuh-musuh pake senjata :D

Baru berapa hari jadian, Abi harus merelakan Nadya pergi. Nadya akan melanjutkan study ke Paris. Bukan hanya itu, dia juga akan menemui tunangannya disana. Perasaan Abi dan hampir putus asa. Namun dengan nasihat sang mama tercinta (Lia Candra), Abi pun memberi satu kenangan terindah untuk Nadya sebelum dia pergi.

Atas saran mamanya, Abi disuruh ke rumah Uwa nya untuk refresing, tidak disangka dia bertemu Ratna (Novie Emerson) sang kembang desa anak penjual kupat tahu. Abi di ajak bergabung di Karang Taruna Desa Kancah. Kebetulan karang taruna itu sedang merencanakan membuat acara tahunan. Abi pun menyumbang ide dan alat alat untuk pemutaran film layar tancep. Abi pikir Ratna lah cintanya kemudian tapi tidak pada kenyataannya sebenarnya, Ratna telah memiliki kekasih. Kandas lagi deh cinta Abi. Tapi Abi percaya bahwa akan ada hikmah dari semua ini.

Di hari berikutnya Nadya kembali ke Jakarta dan bertemu dengan Abi. Sebelumnya Abi sedang bersama sahabatnya. Dari awal film ini di mulai, belum ada 1 pun kata yang keluar dari mulut si sahabat ini. Namun, setelah  3 kali kegagalan Abi menemukan cinta sejatinya, si sahabat ini menasihati Abi panjang lebar. " Waw! ", itu lah ekspresi Abi setelah mendengar semua nasihat sahabatnya ini. 

Akhirnya, Abi menemui Nadya yang sudah menunggunya di sebuah danau. Disana, Nadya menelpon tunangannya yang di Prancis untuk memutuskan tidak akan kembali ke Paris. Nadya lebih memilih Abi karena Abilah yang selama ini dicintainya.

0 komentar:

Poskan Komentar