Rabu, 12 Oktober 2011

Organisasi dan Manajemen Koperasi

Organisasi koperasi adalah suatu cara atau sistem hubungan kerja sama antara orang-orang yang mempunyai kepentingan yang sama antara orang-orang yang mempunyai kepentingan yang sama dan bermaksud mencapai tujuan yang ditetapkan bersama-sama dalam suatu wadah koperasi.

1. Bentuk Organisasi
Menurut Hanel 
  • Suatu sistem sosial ekonomi atau sosial tehnik yang terbuka dan berorientasi pada tujuan
  • Sub sistem koperasi:
    • Individu (pemilik dan konsumen akhir)
    • Pengusaha perorangan atau kelompok (pemasok atau supllier)
    • Badan usaha yang melayani anggota dan masyarakat
Menurut Ropke
  • Identifikasi ciri khusus
    • Kumpulan sejumlah individu dengan tujuan yang sama (kelompok koperasi)
    • Kelompok usaha untuk perbaikan kondisi sosial ekonomi (swadaya kelompok koperasi)
    • Pemanfaatan koperasi secara bersama oleh anggota (perusahaan koperasi)
    • Koperasi bertugas untuk menunjang kebutuhan para anggotanya (penyediaan barang dan jasa)
  • Sub Sistem
    • Anggota koperasi
    • Badan usaha koperasi
    • Organisasi koperasi

Di Indonesia
Bentuk Organisasi: Rapat Anggota, Pengurus, Pengelola dan Pengawas

1. Rapat Anggota
  • Wadah anggota dalam mengambil keputusan
  • Pemegang kekuasaan tertinggi dengan tugas,
    • Penetapan anggaran dasar
    • Kebijaksanaan umum
    • Pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian pengurus
    • Rencana kerja, rencana budget dan pendapatan serta pengesahan laporan keuangan
    • Pengesahan pertanggung jawaban
    • Pembagian SHU (Sisa Hasil Usaha)
    • Penggabungan, pendirian dan peleburan



2. Pengurus
  • Tugas
    • Mengelola Koperasi dan usahanya
    • Mengajukan rancangan rencan kerja, budget dan belanja koperasi
    • Menyelenggarakan rapat anggota
    • Mengajukan laporan keuangan dan pertanggung jawaban
    • Maintenance daftar anggota dan pengurus
  • Wewenang
    • Mewakili koperasi di dalam dan luar pengadilan
    • Meningkatkan peran koperasi
3. Pengawas
Pengawas merupakan perangkat organisasi yang di pilih dari anggota dan diberi mandat untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya organisasi dan usaha koperasi
Menurut UU 25 Tahun 1992 Pasal 39, Tugas dan wewenang pengawas adalah:
  • Bertugas melakukan pengawasan kebijakan dan pengelolaan koperasi
  • Berwenang untuk meneliti catatan yang ada dan mendapatkan segala keterangan yang diperlukan


4. Pengelola
  • Karyawan / Pegawai yang diberikan kuasa & wewenang oleh pengurus
  • Untuk mengembangkan usaha dengan efisien & profesional
  • Hubungannya dengan pengurus bersifat kontrak kerja
  • Diangkat & diberhentikan oleh pengurus
Sumber: 

1 komentar:

uii profile mengatakan...

Thanks for providing such a great article, it was excellent and very informative.
as a first time visitor to your blog I am very impressed.
I found a lot of informative stuff in your article. Keep it up. Thank you.
I introduce a Economics student in Islamic University of Indonesia Yogyakarta

twitter : @profiluii

Poskan Komentar