Minggu, 08 Mei 2011

Angka Harapan Hidup

Angka harapan hidup adalah rata-rata tahun hidup yang akan dijalani oleh seorang bayi saat lahir sampai pada tahun tertentu saat ia meninggal. Data angka harapan hidup di suatu negara berguna untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan peduduk dan meningkatkan drajat kesehatan. Angka harapan hidup yang rendah di suatu daerah harus di ikuti dengan program pembangunan kesehatan dan program sosial lainnya termasuk kesehatan lingkungan, mencakup gizi dan kalori termasuk program pemberantasan kemiskinan.
Diantara negara-negara ASEAN seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam, Filiphina, Thailan, Laos, Kamboja dan Myanmar, angka harapan hidup tertinggi di pegang oleh Negara Singapura dengan perolehan rata-rata 80,7 tahun pada tahun 2008 yang terus menerus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya seperti pada tahun 2005 yang mencapai 80 tahun , 2006 ssebesar 80,1 tahun , 2007 sebesar 80,4 tahun. Angaka harapan hidup ASEAN dinilai cukup baik karena di setiap tahunnya mengalami peningkatan hal ini karena sangat dipengaruhi beberapa faktor seperti Lingkungan , Pelayanan Kesehatan , Keturunan dan Perilaku Masyarakat. Singapura memiliki taraf hidup dan kemajuan ekonomi yang baik sehingga angka harapan hidup masyarakatnya baik pula ini juga karena Singapura merupakan salah satu negara "Macan Asia".
Selain faktor-faktor yang dapat meningkatkan angka harapan hidup, ada juga faktor yang dapat menghambat laju angka harapan hidup suatu negara seperti kematian bayi, wabah penyakit, bencana alam dan lainnya. Disini pemerintah berperan penting dalam melayani masyarakat khususnya dalam hal kesehatan, pelayanan masyarakat seperti puskesmas harus ditingkatkan agar negara tersebut memperoleh angka harapan hidup yang baik. Angka harapan hidup yang baik maka dalam suatu negara akan memiliki masyarakat yang sehat, dan  marakat yang sehat akan membuat negara tersebut memiliki masyarakat yang berkualitas

0 komentar:

Poskan Komentar